Tempat Untuk Belajar Secara Online

Pengertian Lompat Jauh Beserta Teknik, Gaya dan Peraturannya

Lompat Jauh - Siapa yang tidak kenal dengan salah satu olahraga atletik ini. Olahraga lompat jauh ini sudah dikenal hampir setiap orang diseluruh dunia dan juga di Indonesia. Biasanya olahraga lompat jauh ini dipelajari di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia.

Lompat Jauh

Pengertian Lompat Jauh

Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke arah depan dengan usaha supaya badan bisa melayang di udara yang dilakukan dengan cepat dan tepat, dan juga dengan teknik tolakan satu kaki untuk memperoleh jarak yang jauh.

Olahraga ini adalah salah satu cabang yang ada di olahraga atletik. Olahraga ini pun sudah dilombakan pada olimpiade untuk putra dan juga putri.  Agar mendapatkan lompatan yang sangat jauh, atlet harus memadukan kekuatan, kecepatan, dan keseimbangan.

Teknik Lompat Jauh

Teknik dasar lompat jauh terdiri dari 4, dan atlet harus menguasai 4 teknik ini supaya bisa memenangkan perlombaan. Berikut adalah penjelasannya.

Awalan

Awalan merupakan gerakan awalan yang dilakukan dengan lari secepat mungkin untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi sebelum mendapatkan tolakan. Ketika atlet mendekati papan tolakan kira-kira 3 sampai 5 langkah, atlet harus mengubah kecepatannya menjadi kecepatan untuk melakukan sebuah tolakan.

Tolakan

Setelah awalan adalah tolakan, tolakan berfungsi supaya tubuh terangkat ke atas lalu melayang ke udara. Gerakan tolakan ini sangat mempengaruhi dalam jarak pada lompatan, jadi atlet harus menguasai gerakan ini. Jika atlet bisa menggabungkan kecepatan dengan kekuatan tolakan atlet, besar kemungkinan akan mendapatkan jarak lompatan yang jauh.

Ketika melakukan tolakan, usahakan kaki ditekuk sedikit lalu menapakkan kaki lalu meluruskannya. Tolakan yang baik membutuhkan kecepatan, kekuatan, dan koordinasi yang baik.

Melayang

Setelah melakukan tolakan, tubuh akan melayang di udara. Ketika melayang di udara, usahakan tubuh seimbang dan usahakan melayangnya selama mungkin. Tips ketika melayang yaitu usahakan ketika melayang, kaki nya digerakan seperti berjalan. Berjalan ketika melayang di udara dapat mempermudah untuk melakukan pendaratan.

Pendaratan

Gerakan yang terakhir yaitu pendaratan. Setelah melayang di udara, pastinya akan mendarat. Mendarat pun harus dilakukan dengan benar, karena jika tidak benar dapat menimbulkan cedera pada bagian tubuh. Cara mendarat yang benar yaitu menundukkan kepala, mengarahkan pinggang ke depan, dan lengan di ayunkan. Cara ini bertujuan agar anggota tubuh lain tidak mengenai pasir kecuali kaki.
Baca Juga : Pengertian Renang Beserta Gaya dan Peraturannya

Gaya Lompat Jauh

Gaya Lompat Jauh

Lompat jauh memiliki beberapa gaya, gaya ini digunakan ketika atlet melayang di udara. Berikut adalah penjelasannya.

Gaya Jongkok

Gaya Jongkok

Gaya yang dilakukan ketika melayang seperti jongkok. Gaya ini sering dilakukan oleh para atlet. Gaya ini berfungsi agar atlet bisa mendapatkan kecepatan yang maksimal ketika melompat.

Caranya adalah ketika melayang di udara, tekuk lutut seperti jongkok. Ketika ingin mendarat, awali dengan tumit kaki yang ditekuk sedikit.

Gaya Menggantung

Gaya Menggantung

Gaya ini tidak mempengaruhi kecepatan ketika melayang, gaya ini dilakukan dengan badan yang tegak, jadi ketika melompat, usahakan badan tegak dan gerakan kaki diayunkan ke belakang dan kedepan secara bersamaan dengan kedua tangan. Ketika ingin melakukan pendaratan, kedua kakinya diluruskan ke depan dan tumit mendarat terlebih dahulu.

Gaya Berjalan

Gaya Berjalan

Yang ketiga yaitu gaya berjalan. Pasti kalian sudah paham maksutnya. Yak jadi ketika di udara, atlet akan bergerak seperti berjalan di udara. Gerakan ini biasa digunakan oleh para atlet. Gerakan ini juga disebut dengan Walking in the air.

Peraturan Perlombaan Lompat Jauh

Berikut adalah peraturan-peraturan yang ada pada perlombaan lompat jauh.

Peserta

  • Peserta perlombaan lompat jauh yang melebihi 8 orang diperbolehkan untuk melompat sebanyak 3 kali.
  • Peserta yang kurang dari 8 orang akan mendapatkan lompatan sebanyak 6 kali dan secara bergilir.
  • Pengukuran dilakukan jika semua peserta sudah mendapatkan lompatan.
  • Waktu yang diberikan kepada setiap peserta untuk melakukan lompatan yaitu 1,5 menit.
  • Lompatan yang paling baik adalah hasil yang akan dicatat agar bisa menentukan pemenangnya.
  • Jika terdapat atlet yang mendapatkan poin yang paling besar namun poinnya tersebut sama dengan salah satu atlet yang lain, maka akan diberikan kesempatan untuk melompat kembali.

Lapangan

  • Pada papan tolakan harus mempunyai panjang 1,22m yang ketebalannya yaitu 10cm dan lebarnya 20 cm.
  • Pada lintasan awalan harus memiliki panjang minimal yaitu 45m yang lebarnya 1,22m.
  • Papan plastisin harus ditaruh didekat dengan tempat pendaratan agar bekas kaki pelompat bisa dicatat dengan baik.
  • Tempat mendarat harus mempunyai lebar yang minimal 2,75m dengan jarak antara garis tolakan hingga area akhir lompatan yaitu minimal 10m.
  • Tinggi permukaan pasir di tempat pendaratan harus sama dengan bagian sisi atas pada papan tolakan.

Pengukuran Lompatan

  • Pengukuran seluruh lompatan yaitu pengukuran dari tempat bekas mendarat atlet di kotak lompatan ke balok tolakan atau tumpuan.
  • Pengukuran harus dilakukan secara tegak lurus dengan garis tumpuan.
  • Terdapat 2 orang juri pengukur, juri pengukur yaitu orang yang berhak untuk mengukur lompatan.
  • Juri pengukur akan mengukur lompatan dari balok tumpu hingga tanda awal dari pendaratannya.
  • Jika atlet sudah mendarat lalu berjalan mundur, maka yang akan diukur adalah bekas telapak dari jalan mundur itu, maka dari itu atlet ketika sudah mendarat harus berjalan ke depan.
  • Pengukuran haruslah sangat teliti, karena jika selisih 0,1cm saja bisa berpengaruh bagi kemenangan atlet.
  • Pencatatan hasil lompatan akan dicatat oleh pencatat hasil perlombaan.

Diskualifikasi

Atlet akan didiskualifikasi jika :
  • Atlet belum melakukan lompatan setelah dipanggil 3 menit.
  • Menggunakan 2 kaki ketika melakukan tumpuan.
  • Mendarat di luar bak lompatan.
  • Tolakan dilakukan di luar ujung balok tumpuan, sesudah atau sebelum dari garis perpanjangan tumpuan.
  • Atlet menyentuh tanah yang ada di belakang garis tumpuan.
  • Atlet mendarat dengan gerakan yang aneh, misalnya saja salto.

Tugas Juri

  • Sebagai pengangkat bendera merah disaat atlet dianggap gagal ketika melakukan lompatan.
  • Sebagai pengangkat bendera putih disaat atlet benar ketika melakukan lompatan.
Itulah penjelasan tentang lompat jauh, banyak yang melihat bahwa olahraga ini sangat mudah dilakukan namun sebaliknya sulit untuk dilakukan. Intinya jika ingin menguasai olahraga ini, haruslah banyak berlatih, dan juga jika ingin mendapatkan jarak yang jauh maka harus mendapatkan kecepatan, kekuatan, dan daya ledak otot yang baik.

Sekian artikel tentang lompat jauh ini. Jika terdapat kesalahan kata atau makna silahkan untuk berkomentar di kolom komentar, komentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan. Saya harap artikel tentang lompat jauh ini bisa bermanfaat bagi kalian.
Labels: Olahraga

Thanks for reading Pengertian Lompat Jauh Beserta Teknik, Gaya dan Peraturannya. Please share...!

0 Comment for "Pengertian Lompat Jauh Beserta Teknik, Gaya dan Peraturannya"

Mohon untuk berkomentar dengan bahasa yang baik dan sopan

Back To Top