Pengertian Wudhu Beserta Rukun, Sunah, Syarat, Pembatal, dan Tata Caranya

Wudhu - Pastinya seluruh umat muslim sudah tau apa itu wudhu, tapi ada juga sebagian umat muslim yang belum tau definisi wudhu itu apa. Dan juga ada yang belum mengetahui apa saja rukunnya, sunahnya, syaratnya, pembatalnya, dan tata cara berwudhu.

Pada kali ini saya akan membahas tentang wudhu. Saya akan membahas mulai dari pengertian wudhu, rukunnya, sunahnya, syaratnya, hal yang membatalkannya, dan tata caranya.

Wudhu

Wudhu

Wudhu adalah suatu cara untuk mensucikan anggota badan dengan menggunakan air. Seorang muslim diwajibkan untuk bersuci sebelum melaksanakan sholat. Salah satu kegiatan mensucikan sebelum melaksanakan sholat adalah wudhu. Ada lagi kegiatan mensucikan sholat yaitu tayamum, tetapi untuk tayamum terdapat ketentuan khusus dan juga yang diwajibkan untuk dilakukan adalah berwudhu.

Rukun Wudhu

Wudhu juga terdapat rukunnya, berikut adalah hal-hal yang termasuk dalam rukun wudhu :
  • Niat
  • Membasuh muka
  • Membasuh tangan
  • Membasuh sebagian kepala
  • Membasuh kaki
  • Tertib
Itulah ha-hal yang termasuk dalam rukun wudhu dan jika tidak dikerjakan salah satu dari hal tersebut maka akan mendapatkan dosa atau bisa dibilang wudhunya tidak sah. 

Lalu niat wudhu apasi?

Berikut adalah niat wudhu :

نَوَيْت اْلوُضُوْءَلِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلَا صْغَرِفَرْضًا ِللهِ تَعَا لَي


Nawaitul wudhu'a lirofi'l hadastil ashghori fardhollillahita'aala

Artinya : "Saya niat wudhu untuk menghilangkan hadas kecil wajib karena Allah ta'aala"

Nah itulah niat wudhu dan niat tersebut harus dipakai disaat wudhu karena niat termasuk ke dalam rukun wudhu.

Sunah Wudhu

Selain rukun, wudhu juga ada sunahnya. Sebelumnya sunah itu adalah suatu perbuatan yang jika dikerjakan mendapatkan pahala dan jika tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa. Berikut adalah sunah wudhu yang harus kalian ketahui :
  • Membaca basmallah pada awal berwudhu
  • Membasuh kedua telapak tangan
  • Berkumur
  • Membasuh lubang hidung
  • Membasuh seluruh kepala dengan air
  • Membasuh telinga
  • Mendahulukan bagian tubuh yang kanan daripada yang kiri
  • Meniga kalikan gerakan (Gerakannya dilakukan sebanyak 3x)
  • Membasuh sela-sela jari yang ada pada tangan dan kaki
  • Membaca doa setelah wudhu
Nah itulah hal yang termasuk kedalam golongan sunah dalam berwudhu, walaupun tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa tapi lebih baik untuk mengerjakannya karena mengerjakannya mendapatkan pahala.

Tapi doa sesudah wudhu apasi?

Berikut adalah doa sesudah berwudhu :

اَشْهَدُ اَنْ لآّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَا دِكَ الصَّا لِحِيْنَ

Asyhadu allaaa ilaha illallahu wahdahu laasyariikalahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu warosuuluhu . Allahummaj'alnii minattawwaabiina waj'alnii minal mutathohhiriina waj'alnii min'ibaa dikasshoolihiin

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci"

Syarat Wudhu

Wudhu mempunyai beberapa syarat, berikut adalah syaratnya
  1. Islam, seseorang jika ingin berwudhu harus beragama islam yang sudah membaca syahadat dan tidak sah untuk seseorang yang bukan agama islam untuk berwudhu.
  2. Tidak berhadas besar, jika ada seseorang yang haid atau nifas atau juga keluar mani dan belum melakukan mandi besar, maka ia tidak sah untuk berwudhu.
  3. Menggunakan air suci dan mensucikan.
  4. Tamyis, adalah seseorang yang sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
  5. Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunah.
  6. Tidak ada suatu yang menghalangi air untuk jatuh ke anggota wudhu misalnya cat, getah dan sebagainya.

Hal Yang Membatalkan Wudhu

Jika seseorang telah berwudhu lalu terjadi suatu hal yang dibawah ini, maka orang tersebut wudhunya batal dan harus mengulangnya. Berikut adalah hal yang membatalkan wudhu :
  1. Keluarnya sesuatu dari qubul dan dubur (qubul kemaluan depan, dubur yang belakang)
  2. Hilangnya akal
  3. Bersentuhan antara kulit laki-laki dan kulit perempuan (kecuali yang satu darah)
  4. Menyentuh kemaluannya sendiri atau orang lain
Nah itulah hal yang membatalkan wudhu, pastinya kalian belum paham ya maksut dari hal yang diatas? hehe.

Saya akan memberitahu hal yang membatalkan wudhu lebih spesifiknya, berikut adalah hal-hal tersebut :
  • Kentut
  • Kencing
  • BAB (Buang Air Besar)
  • Keluar madzi (madzi adalah suatu cairan putih yang keluar tanpa disertai dengan rasa nikmat seperti keluarnya mani, biasanya seseorang sedang bernafsu)
  • Keluar sperma
  • Keluarnya darah haid atau nifas
  • Tertidur nyenyak
  • Hilangnya akal (seperti mabuk atau gila)
  • Terjadi sentuhan antara laki-laki dan perempuan yang tidak muhrim / tidak sedarah
  • Menyentuh kemaluannya
  • Berhubungan suami istri
Baca Selengkapnya : Pengertian Iman Kepada Malaikat Beserta Hukumnya, Perbedaannya, dan Namanya Yang Wajib Diketahui

Tata Cara Berwudhu

Berikut adalah tata cara berwudhu dari awal hingga akhir :

1. Membaca Basmalah Sambil Membasuh Tangan 

Membasuh Tangan

Yang pertama adalah membaca basmallah terlebih dahulu sambil membasuh tangan, basuhlah tangan sebanyak 3x, adapun lafadz basmallah yaitu : 

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ  

Bismillahirrohmaanirrohiim

Artinya : "Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang"

2. Berkumur-kumur 

Berkumur-kumur

Yang kedua yaitu berkumur, berkumur dengan sebanyak 3x dan juga bersihkan mulut bagian dalam hingga bersih dan tidak ada kotoran yang ada didalamnya.

3. Membasuh Hidung dan Lubang Hidung 

Membasuh Hidung

Yang ketiga adalah membasuh hidung, basuh hidung sebanyak 3x dan juga bersihkan kotoran yang ada di hidung.

4. Membasuh Muka

Membasuh Muka

Yang keempat adalah membasuh muka, basuhlah muka sebanyak 3x dan membasuhnya mulai dari tempat tumbuhnya rambut sampai bawah dagu dan dari kuping kanan sampai kuping kiri, dan juga pada basuhan pertama sambil membaca niat wudhu yang tadi sudah dijelaskan.

5. Membasuh Lengan

Membasuh Lengan

Setelah membasuh muka lalu membasuh kedua lengan sebanyak 3x, dahulukan lengan kanan terlebih dahulu, dan basuhlah sampai ke siku.

6. Membasuh Kepala

Membasuh Kepala

Kemudian membasuh kepala, diwajibkan untuk membasuh sebagian kepala tetapi di sunahkan untuk membasuh seluruh bagian kepala, jadi boleh membasuh sebagian kepala saja dan juga boleh membasuh seluruh bagian kepala. Basuhlah sebanyak 3x.

7. Membasuh Telinga

Membasuh Telinga

Setelah membasuh kepala kemudian membasuh telinga sebanyak 3x, basuhlah telinga kanan lebih dahulu karena mendahulukan yang kanan termasuk sunah, dan juga basuh telinganya sampai ke daun telinga bagian belakang.

8. Membasuh Kaki

Membasuh Kaki

Lalu membasuh kaki, basuhlah kaki dari bagian bawah hingga bagian diatas mata kaki dan basuhlah sebanyak 3x, dahulukan untuk membasuh kaki kanan. 

9. Membaca Doa Sesudah Wudhu

Membaca Doa Wudhu

Yang terakhir adalah membaca doa setelah berwudhu, karena membaca doa setelah wudhu itu sunah jadi boleh dilakukan dan boleh tidak dilakukan tetapi lebih baik dilakukan.

Sekian artikel kali ini tentang Wudhu. Jika ada pertanyaan silahkan tanya saja, Insyaa Allah akan saya jawab setahu saya dan jika ada pertanyaan yang tidak bisa saya jawab dikarenakan ketidak tahuan saya maka saya mohon maaf karena ilmu saya masih sedikit dan saya pun menulis artikel ini menurut sepengetahuan saya. Dan jika ada kesalahan pengertian silahkan juga berkomentar pada artikel ini.

Bagikan artikel ini ke teman kalian supaya dapat bermanfaat bagi teman kalian. Subscribe website ini dengan cara memasukkan alamat email kalian ke dalam kotak email yang ada dibawah website. Saya harap artikel kali ini tentang wudhu bisa bermanfaat bagi kalian dan bisa membawa keberkahan.

والله أعلمُ بالـصـواب

Labels: Agama Islam

Thanks for reading Pengertian Wudhu Beserta Rukun, Sunah, Syarat, Pembatal, dan Tata Caranya. Please share...!

0 Comment for "Pengertian Wudhu Beserta Rukun, Sunah, Syarat, Pembatal, dan Tata Caranya"

Mohon untuk berkomentar dengan bahasa yang baik dan sopan

Back To Top