Pengertian Puasa Beserta Macam, Syarat, Pembatal, dan Maknanya

Puasa - Pastinya seluruh umat muslim sudah tahu apa itu puasa. Namun ada sebagian orang islam yang belum tahu macam-macam puasa, syarat puasa ramadhan, dan hal yang membatalkan puasa.

Pada kali ini saya akan membahas tentang puasa. Saya akan membahas mulai dari pengertian puasa, macamnya, syaratnya, hal yang membatalkan, dan makna dari puasa.

Puasa

Puasa

Puasa menurut bahasa berarti menahan, sedangkan menurut syariat islam adalah suatu aktivitas ibadah kepada Allah Swt dengan menahan diri dari berbuat kejahatan, hawa nafsu, makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari.

Puasa bermanfaat untuk mengendalikan badan dan pikiran kita terhadap hawa nafsu dan hal yang bisa menjadi suatu kejahatan, dan juga bisa membuat tubuh lebih sehat. Banyak dokter luar negeri yang bilang kalau puasa bisa menyehatkan badan.

Macam-Macam Puasa

Puasa dibagi menjadi 2 yaitu puasa wajib dan puasa sunah, berikut adalah penjelasannya :

1. Puasa Wajib

Puasa wajib ada berbagai macam, misalnya puasa ramadhan, puasa qodho, dan puasa kifarat. Berikut adalah penjelasannya.

- Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan yaitu puasa yang dilakukan di bulan suci Ramadhan. Pada bulan ini umat muslim diwajibkan untuk berpuasa satu bulan penuh. Pada bulan ini juga memiliki banyak keutamaannya misalkan semua amalan akan dilipat gandakan pada bulan ini dan juga bulan ini adalah bulan ampunan, dan juga masih banyak keutamaannya.

Dalil dari Al-Qur'an tentang wajibnya berpuasa :

Q.S Al-Baqoroh/2:183

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ  

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"

Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِفَرْضِ شَهْرِرَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِفَرْضًاللهِ تَعَالَ

Nawaitu shoumagodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadzihissanati fardhollillahi ta'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan fardhu karena Allah ta'aala"

- Puasa Qodho
Puasa qodho adalah puasa yang dilakukan jika seseorang pernah meninggalkan puasa pada bulan Ramadhan karena adanya suatu hal seperti haid, nifas, hamil dan sakit. Sebagaimana firman Allah Swt dalam surat Al-Baqoroh ayat 184 yang berbunyi :

أَيَّامٗا مَّعۡدُودَٰتٖۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدۡيَةٞ طَعَامُ مِسۡكِينٖۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيۡرٗا فَهُوَ خَيۡرٞ لَّهُۥۚ وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ  

Artinya : "(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui" (Q.S Al-Baqoroh/2:184)

Niat Puasa Qodho
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghodin 'anqodhoo'in fardho romadhoona lillahita'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta’ala"

- Puasa Kifarat
Puasa kifarat yaitu puasa yang dilakukan oleh orang muslim ketika ia berbuat dosa besar dan untuk menebus dosa besar tersebut. Contoh dosanya yaitu membunuh. Sebagaimana firman Allah Swt pada surat An-Nisa ayat 92 yang berbunyi :

وَمَا كَانَ لِمُؤۡمِنٍ أَن يَقۡتُلَ مُؤۡمِنًا إِلَّا خَطَ‍ٔٗاۚ وَمَن قَتَلَ مُؤۡمِنًا خَطَ‍ٔٗا فَتَحۡرِيرُ رَقَبَةٖ مُّؤۡمِنَةٖ وَدِيَةٞ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَصَّدَّقُواْۚ فَإِن كَانَ مِن قَوۡمٍ عَدُوّٖ لَّكُمۡ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَتَحۡرِيرُ رَقَبَةٖ مُّؤۡمِنَةٖۖ وَإِن كَانَ مِن قَوۡمِۢ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُم مِّيثَٰقٞ فَدِيَةٞ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ وَتَحۡرِيرُ رَقَبَةٖ مُّؤۡمِنَةٖۖ فَمَن لَّمۡ يَجِدۡ فَصِيَامُ شَهۡرَيۡنِ مُتَتَابِعَيۡنِ تَوۡبَةٗ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمٗا 

Artinya : "Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana" (Q.S An-Nisa/4:92)

Niat puasa kifarat
نوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ لِكَفَارَةِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghodin likafaaroti fardhollillahi ta'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa esok hari untuk melaksanakan kifarat (dalam hati menyebut puasa kifaratnya ) fardu karena Allah ta’ala"

2. Puasa Sunah

Berikut nya adalah puasa sunah. Sunah itu artinya suatu kegiatan yang jika dikerjakan mendapatkan pahala dan tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. Jadi jika tidak dikerjakan tidak apa-apa. Berikut adalah macam-macam puasa sunah.

- Puasa Syawal
Puasa syawal adalah puasa yang dilakukan pada bulan Syawal dan dilakukannya 6 hari saja. Puasanya dilakukan setelah hari raya Idul Fitri, dan saya sarankan jangan melakukan pas setelah sehari hari raya Idul Fitri, lakukanlah beberapa hari setelahnya. Sebagaimana Hadis Riwayat Muslim bahwa puasa syawal memiliki keutamaan yaitu seperti berpuasa setahun.

Niat puasa syawal :
نوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَالٍ سُنَّةً لِلَهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghodin ansittatin minsyawaalin sunnatallillaahi ta'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa enam hari di bulan Syawal sunah karena Allah Ta'aala"

- Puasa Assyuro
Puasa Assyuro adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah Saw memerintahkan untuk berpuasa pada hari Assyuro yang berada pada tanggal 10 Muharram dan mengiringinya dengan berpuasa sehari sebelum dan sesudahnya. 

Niat puasa Assyuro :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin an adaa'i sunnati 'aasyuuroo'i lillahita'aala

Artinya : "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah Ta'aala"

- Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah sebelum Idul Adha yang berada pada tanggal 10 Dzulhijjah. Keutamaan dari puasa Tarwiyah adalah akan menghapus dosa setahun yang sudah dilewati, sedangkan keutamaan puasa Arafah yaitu akan menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.

Niat puasa tarwiyah :
نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shoumattarwiyata sunnatan lillahita'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa Tarwiyah Sunnah karena Allah Ta’aala"

Niat puasa arafah :
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma 'arafata sunnatan lillahita'aala

Artinya : "Niat saya puasa Arafah sunnah karena Allah Ta’aala"

- Puasa Senin Kamis
Puasa Senin Kamis yaitu puasa yang dilakukan di hari Senin dan Kamis. Kedua hari itu adalah hari yang dimana amal ibadah manusia akan diangkat.

Niat puasa senin : 
نَوَيْتُ صَوْمَ الْاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shoumal itsnaini sunnatalillaahi ta'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa hari Senin sunnah karena Allah ta'ala"

Niat puasa kamis :
نَوَيْتُ صَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shoumal khomiisi sunnatalillaahi ta'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa hari Kamis sunnah karena Allah ta'aala"

- Puasa Daud
Puasa Daud adalah puasa yang dilakukan pada hari yang berseling-seling, misalkan pada hari pertama puasa lalu hari kedua tidak, lalu hari ketiga puasa dan hari keempat tidak, begitu seterusnya.

Niat puasa daud :
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma daawuda sunnatalillahi ta'aala

Artinya : "Niat saya berpuasa daud sunnah karena Allah ta'ala"

Syarat Puasa Ramadhan

Syarat Puasa

Berikut adalah syarat-syarat puasa di bulan Ramadhan :
  • Islam, pastinya untuk melakukan ibadah puasa harus beragama islam.
  • Baligh, atau dewasa yaitu masa dimana seseorang sudah mencapai kedewasaannya.
  • Berakal, bagi orang yang berakal atau orang gila tidak diwajibkan untuk berpuasa.
  • Sehat, orang yang tidak sehat atau yang sakit juga tidak diwajibkan untuk berpuasa, tetapi jika ada seseorang yang sakit ketika berpuasa ramadhan, ia wajib mengganti puasanya di lain waktu.
  • Suci dari haid dan nifas.
Baca Selengkapnya : Pengertian Istiqomah Beserta Keutamaannya dan Contohnya

Hal Yang Membatalkan Puasa

Berikut adalah hal yang dapat membatalkan puasa :
  • Makan dan minum dengan sengaja
  • Melakukan hubungan suami istri pada siang hari
  • Muntah dengan sengaja
  • Memasukkan obat melalui dubur atau lubang tubuh lainnya
  • Keluar darah haid atau nifas untuk wanita
  • Hilangnya akal
  • Murtad, yaitu keluar dari islam
  • Dan mengikuti hawa nafsu / tidak menahan hawa nafsu (seperti nafsu untuk bersentuhan dengan lawan jenisnya)

Makna Puasa

Berikut adalah makna dari berpuasa :
  1. Bisa menjadi orang yang sabar, karena berpuasa kita harus menahan diri dari emosi dan otomatis kita akan menjadi orang sabar karena kita menahan diri dari emosi.
  2. Menahan diri untuk berbuat dosa, karena berpuasa kita dapat menahan diri untuk melakukan dosa.
  3. Bisa menyehatkan usus, selama berpuasa setiap racun yang ada pada lemak tubuh akan dikeluarkan dari tubuh. Banyak jurnal kesehatan yang mengatakan bahwa puasa dapat membersihkan lambung, usus, dan dapat mengistirahatkan organ pencernaan lain. Karena itu bulan Ramadhan disambut positif oleh paramedis.
Sekian artikel kali ini tentang Puasa. Jika terdapat kesalahan kata atau pengertian silahkan komentari artikel ini. Komentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan, jika terdapat komentar yang menggunakan bahasa yang tidak sopan maka komentar tersebut akan saya hapus.

Bagikan artikel ini ke teman atau orang lain supaya dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Subscribe website ini dengan cara memasukkan alamat email ke dalam kotak email yang ada dibawah website ini. Saya harap artikel tentang puasa ini bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua.

والله أعلمُ بالـصـواب

Labels: Agama Islam

Thanks for reading Pengertian Puasa Beserta Macam, Syarat, Pembatal, dan Maknanya. Please share...!

0 Comment for "Pengertian Puasa Beserta Macam, Syarat, Pembatal, dan Maknanya"

Mohon untuk berkomentar dengan bahasa yang baik dan sopan

Back To Top